Kloter Pertama, 4.704 Jemaah Riau Diterbangkan ke Tanah Suci Hari Ini
PEKANBARU,iNewsPekanbaru.id — Gelombang kerinduan ke Baitullah mulai berlabuh di Provinsi Riau. Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Riau mengonfirmasi bahwa seluruh persiapan layanan bagi Calon Jemaah Haji (CJH) telah mencapai titik maksimal. Tahun ini, sebanyak 4.704 orang yang terdiri dari 4.661 jemaah dan 43 petugas pendamping siap diberangkatkan menuju Tanah Suci.
Kepala Kanwil Kemenag Riau, Defizon, menjelaskan bahwa proses transisi jemaah dilakukan secara bertahap. Sebelum terbang ke Arab Saudi, para jemaah akan transit di Batam untuk beristirahat selama kurang lebih 24 jam di asrama haji guna memastikan kondisi fisik dan administrasi akhir benar-benar siap.
"Rombongan perdana asal Pekanbaru yang tergabung dalam kloter BTH 03 dijadwalkan terbang ke Arab Saudi tepat hari ini, 24 April 2026. Pelepasan secara resmi dilakukan oleh Sekretaris Daerah Riau di Asrama Haji Batam," jelas Defizon Jumat (24/4/20206).
Tahun ini, Riau kembali menggunakan skema Embarkasi Batam secara penuh, meninggalkan pola Embarkasi Antara yang sempat diterapkan pada tahun-tahun sebelumnya. Perbedaan geografis Riau disikapi dengan strategi transportasi yang variatif:
Jemaah dari Pekanbaru, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu, Kuantan Singingi, dan Rokan Hulu akan terbang melalui Bandara Sultan Syarif Kasim II dan Bandara Pasir Pangaraian.
Sementara jemaah dari wilayah pesisir seperti Rokan Hilir, Dumai, Bengkalis, Indragiri Hilir, Siak, dan Kepulauan Meranti akan bertolak menuju Batam menggunakan transportasi laut.
Mengenai kesiapan dokumen, Defizon memastikan tidak ada kendala berarti. Visa seluruh jemaah telah rampung 100 persen, sementara atribut pendukung seperti koper dan buku panduan manasik sudah berada di tangan masing-masing jemaah.
Mengingat ibadah haji merupakan ibadah yang menguras energi fisik, Defizon menitipkan pesan khusus kepada para tamu Allah tersebut. Data menunjukkan bahwa sekitar 76,2 persen jemaah asal Riau masuk dalam kategori risiko tinggi (risti).
"Kami sangat menghimbau jemaah untuk terus menjaga kebugaran. Pelajari kembali buku manasik agar paham urutan ibadah dengan benar, sehingga di sana tidak bingung," tambahnya.
Lebih lanjut, ia meminta para jemaah untuk melepas segala kekhawatiran terkait urusan logistik selama di Arab Saudi. Pemerintah menjamin seluruh kebutuhan mulai dari konsumsi, akomodasi, hingga transportasi lokal sudah terorganisir dengan baik.
"Berangkatlah dengan hati yang gembira dan tenang. Jangan dibebani pikiran yang sulit. Jika batin merasa bahagia, insya Allah fisik akan jauh lebih kuat dalam menjalankan seluruh rangkaian rukun haji," tutupnya dengan nada optimis.
Editor : Banda Haruddin Tanjung