Mengetuk Pintu Surga Jelang Ramadhan 2026, Ada Geliat Pejuang Subuh di Kubu Babussalam yang Menginsp
ROKAN HILIR,iNewsPekanbaru.id – Kisah-kisah dakwah menjelang Ramadhan 2026 sangat menarik untuk disimak.Seperti semangat spiritualitas di Kecamatan Kubu Babussalam, Kabupaten Rokan Hilir, kian bergairah melalui gerakan dakwah yang dimotori oleh generasi muda.
Inisiatif mulia bertajuk "Kajian Subuh Ahad" kini menjadi denyut nadi baru bagi masyarakat setempat dalam memperdalam pemahaman agama di tengah tantangan zaman.
Kegiatan yang telah berjalan secara istiqomah selama lebih dari satu tahun ini dipusatkan di Masjid Al-Falah, Desa Rantau Panjang Kiri. Gerakan ini bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan ikhtiar besar untuk menghidupkan suasana masjid di waktu fajar melalui lantunan ayat suci dan kajian keilmuan.
Ketua Gerakan Pejuang Subuh, Rudi Anggara, menjelaskan bahwa materi kajian sengaja dirancang secara komprehensif untuk memberikan fondasi spiritual yang kuat bagi jamaah.
"Kajian ini kami fokuskan pada bidang Akidah, Fiqh, dan Tasawuf. Tujuannya agar jamaah memiliki landasan iman yang kokoh, tata cara ibadah yang benar, serta pembersihan jiwa yang menenangkan," ujar Rudi Anggara, Senin (16/2/2026).
Gerakan ini dimotori sepenuhnya oleh komunitas Pemuda Pejuang Subuh Kecamatan Kubu Babussalam. Mereka merupakan representasi generasi muda Desa Rantau Panjang Kiri yang mendedikasikan waktu fajar mereka untuk menebar manfaat di jalan dakwah. Keberhasilan program ini merupakan buah sinergi kolektif yang melibatkan Pemerintah Kecamatan Kubu Babussalam, Pemerintah Kecamatan Kubu, serta dukungan dari para donatur tetap.
Rudi menambahkan, keberlangsungan operasional kegiatan setiap pekannya sangat bergantung pada kolaborasi berbagai pihak. "Kami sangat bersyukur atas dukungan pemerintah dan para donatur yang telah memfasilitasi kenyamanan seluruh jamaah yang hadir," ungkapnya.
Selain meningkatkan derajat takwa, kegiatan ini menjadi sarana strategis untuk mempererat ukhuwah islamiyah antarwarga di wilayah Kubu Babussalam. Pertemuan rutin ini menciptakan ikatan batin yang kuat di antara lintas generasi, mulai dari pemuda hingga orang tua.
"Salah satu target krusial kami adalah memotivasi para pemuda agar berani berhijrah menjadi pribadi yang lebih baik dan berakhlak mulia. Hal ini penting sebagai benteng diri dari pengaruh negatif lingkungan," tegas Rudi.
Visi besar yang diusung oleh Pemuda Pejuang Subuh adalah menciptakan generasi yang kuat secara fisik, cerdas secara intelektual, dan unggul secara spiritual. Mereka meyakini bahwa perubahan besar suatu daerah bermula dari kualitas pemudanya yang mencintai rumah ibadah.
"Eksistensi kajian yang telah melampaui usia satu tahun ini menjadi bukti nyata tingginya semangat masyarakat Desa Rantau Panjang Kiri dalam memakmurkan masjid," pungkas Rudi.
Editor : Banda Haruddin Tanjung