get app
inews
Aa Text
Read Next : Kronologi Maut di Barak, Pekerja Sedang Istirahat Tiba-tiba Diserang Kelompok Suruhan Perusahaan

Bentrokan Berdarah di Kebun Sawit Rohul, Satu Anggota PAM Swakarsa Tewas

Minggu, 08 Februari 2026 | 22:56 WIB
header img
Ilustrasi, pecah di Dusun IV Rintis, Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, pada Sabtu (7/2/2026). (Foto: Istimewa).

Rokan Hulu,iNewsPekanbaru.id -  Konflik pengamanan di areal perkebunan kelapa sawit eks PT Berkat Satu berakhir tragis. Bentrokan berdarah antarkelompok Pengamanan Swakarsa (PAM Swakarsa) pecah di Dusun IV Rintis, Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, pada Sabtu (7/2/2026).

Insiden ini mengakibatkan satu orang tewas di lokasi kejadian dan sejumlah lainnya mengalami luka serius.

Bentrokan ini melibatkan massa PAM Swakarsa dari PT Nusantara Sawit Majuma (NSM) dengan kelompok PAM Swakarsa KUD Telago Biru Desa Kasang Padang yang tengah berjaga di barak Kantor PT Berkat Satu.

Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 16.30 WIB, saat kurang lebih 50 orang anggota PAM Swakarsa PT NSM mendatangi barak tersebut. Kelompok ini dilaporkan membekali diri dengan senapan angin serta berbagai senjata tajam seperti parang dan pisau.

Setibanya di lokasi pada pukul 17.00 WIB, mereka mendesak anggota KUD Telago Biru dan para pekerja untuk segera mengosongkan area barak. Situasi memanas dengan cepat hingga memicu bentrokan fisik secara terbuka di area perkebunan.

Dalam peristiwa tersebut, seorang anggota PAM Swakarsa KUD Telago Biru bernama Bernadus Betu alias Jon, tewas.

Selain korban jiwa, tim medis melaporkan dua orang mengalami luka berat dan tiga lainnya luka ringan. Para korban menderita luka tembak dari senapan angin serta luka sabetan senjata tajam. Sementara dari pihak PT NSM, satu orang dilaporkan mengalami luka robek di bagian kepala.

Aksi kekerasan ini juga berdampak pada kerusakan sejumlah aset di lokasi, termasuk dua unit mobil, satu unit sepeda motor, dan dua unit bangunan rumah yang mengalami pecah kaca.

Selain kerusakan fisik, belasan telepon genggam milik anggota KUD Telago Biru dilaporkan hilang saat kerusuhan terjadi.

Jenazah korban telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk menjalani autopsi guna kepentingan proses hukum.

Kapolres Rokan Hulu, AKBP Emil Eka Putra, mengonfirmasi adanya bentrokan maut tersebut. Ia menegaskan bahwa pihak kepolisian tengah melakukan pengusutan mendalam untuk mencari para pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan ini.

"Kasus ini sedang dalam penyelidikan intensif dan para pelaku sedang kita cari. Kami pastikan proses hukum berjalan terhadap siapa pun yang terlibat dalam bentrokan ini," tegas AKBP Emil Eka Putra, Minggu, 8 Februari 2026.

Saat ini, situasi di Desa Sontang dilaporkan telah berangsur kondusif di bawah pengawasan aparat kepolisian setempat, meskipun tim penyidik masih terus melakukan olah tempat kejadian perkara dan memintai keterangan sejumlah saksi untuk mengungkap aktor intelektual di balik bentrokan tersebut.

Editor : Banda Haruddin Tanjung

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut