Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kualitas Udara Memburuk Akibat Kabut Asap, Wali Kota Pekanbaru  Minta Warga Pakai Masker
Advertisement . Scroll to see content

Jaga Ekosistem Kota, Wali Kota Pekanbaru Larang Penebangan Pohon Besar

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:03 WIB
  • author Nanda
Jaga Ekosistem Kota, Wali Kota Pekanbaru Larang Penebangan Pohon Besar
Wali Kota Pekanbaru Keluarkan SE Terkait Penebangan Pohon Besar (Foto ist)

PEKANBARU,iNewsPekanbaru.id – Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, resmi menerbitkan Surat Edaran (SE) yang melarang keras penebangan pohon berukuran besar tanpa izin resmi dari Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru. Langkah ini diambil sebagai respons tegas atas urgensi perlindungan vegetasi kota di tengah pesatnya pembangunan infrastruktur.

Kebijakan ini menjadi bukti komitmen Pemko Pekanbaru dalam menjaga kelestarian lingkungan. Dengan regulasi ini, masyarakat maupun pihak swasta dilarang keras melakukan tindakan sepihak yang dapat merusak ekosistem hijau, terutama di sepanjang jalan protokol dan kawasan pemukiman.

Wali Kota Agung Nugroho menekankan bahwa setiap rencana penanganan pohon besar kini harus melalui prosedur administrasi yang ketat. Inovasi menarik dari kebijakan ini adalah penolakan izin tebang habis. Sebagai gantinya, Pemko menawarkan solusi teknis yang jauh lebih ramah lingkungan.

Alih-alih dihancurkan, Pemko akan memfasilitasi relokasi atau pemindahan pohon ke lokasi yang lebih aman dan sesuai dengan rencana tata ruang hijau kota.

“Pohon besar tidak untuk dipotong, tetapi dipindahkan. Pemerintah kota akan memfasilitasi proses pemindahan tersebut agar keberlanjutannya tetap terjaga,” tegas Agung dalam keterangannya, Selasa (20/1/2026).

Menurut Agung, keberadaan pohon di perkotaan bukan sekadar peneduh jalan, melainkan aset lingkungan yang tak ternilai harganya. Pohon memiliki peran vital dalam menyaring polusi udara, menjaga stabilitas alam, serta menekan suhu udara perkotaan agar tetap sejuk bagi warga.

"Pemerintah berupaya memastikan kekayaan alam yang ada saat ini tidak habis dikonsumsi oleh kepentingan sesaat. Kita harus menjaga bentuk dan fungsinya untuk masa depan," jelasnya.

Menutup pernyatannya, Agung mengingatkan bahwa lingkungan yang asri adalah investasi jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat Pekanbaru. Ia berharap kebijakan ini dapat menjadi warisan hijau yang bisa dinikmati oleh generasi mendatang.

“Lingkungan yang sehat adalah warisan paling penting untuk anak cucu kita,” pungkasnya.

Editor: Banda Haruddin Tanjung

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut