get app
inews
Aa Text
Read Next : Keluarkan Tembakan, Polisi Amankan PengedarJaringan Malaysia dan Sita 90 Kg Sabu

Main HP Sambil Dicas, Siswa SMP di Bengkalis Tewas

Senin, 03 Maret 2025 | 15:54 WIB
header img
Foto Polres Bengkalis

Bengkalis, iNewsPekanbaru.id -  Kebakaran tragis terjadi di sebuah rumah sekaligus warung yang terletak di Jalan Lintas Duri-Pekanbaru, Simpang Intan, Desa Tengganau, Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis, Riau pada Minggu (2/3) sekitar pukul 17.40 WIB. Kebakaran yang diduga bermula dari percikan arus listrik pada ponsel yang sedang dicas ini mengakibatkan seorang pelajar SMP berusia 14 tahun, Yoga, meninggal dunia.

Rumah semi permanen yang berukuran 5x8 meter tersebut dihuni oleh Siti Naisa (54) beserta kedua anak kembarnya, Yoga dan Yogi, yang juga berusia 14 tahun. Rumah tersebut juga difungsikan sebagai warung makan dan tempat penjualan bensin eceran. Pada saat kejadian, Yogi, saudara kembar Yoga, tidak berada di rumah.

Kapolres Bengkalis, AKBP Budi Setiawan, mengungkapkan bahwa kebakaran diduga berasal dari percikan arus listrik yang terjadi saat Yoga sedang bermain ponsel yang terhubung ke pengisi daya. Di bawah tempat tidur korban terdapat satu jerigen bensin yang akan dijual eceran, sehingga api cepat membesar.

"Siti Naisa, ibu korban, yang sedang mengobrol di teras bersama seorang warga, Listiani Simamora, mendengar ledakan dan teriakan anaknya. Ia pun berusaha menyelamatkan Yoga, namun api yang sudah membesar menghalangi usahanya dan menyebabkan luka bakar pada tangan dan wajahnya.

Warga setempat berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun kobaran api terus meluas karena rumah yang terbuat dari bahan mudah terbakar. Regu Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Pinggir tiba di lokasi sekitar pukul 18.00 WIB dan berhasil memadamkan api sepenuhnya pada pukul 18.20 WIB.

Pihak kepolisian dari Polsek Pinggir yang dipimpin oleh Pawas Iptu Yarman segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Korban, Yoga, berhasil dievakuasi dan dibawa ke RSUD Kecamatan Mandau untuk penanganan lebih lanjut.,"kata Kapolres Senin (0303/2025).

Untuk kerugian materi akibat kebakaran ini belum dapat ditaksir karena Siti Naisa masih dalam kondisi trauma. "Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kejadian ini,” ujar Kapolres Budi.

Kebakaran ini menjadi peringatan penting mengenai bahaya yang ditimbulkan dari penggunaan perangkat elektronik yang terhubung dengan sumber listrik, terutama di dekat bahan yang mudah terbakar. Pihak berwajib terus mendalami penyebab kebakaran ini untuk memberikan kejelasan kepada masyarakat.

 

 

Editor : Banda Haruddin Tanjung

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut