Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Diduga Hendak Diselundupkan ke Malaysia, 140 Ton Arang Bakau Disita Polda Riau
Advertisement . Scroll to see content

Dikendalikan dari Malaysia, Pengedar 20 Kg Sabu Ditembak di Dumai

Selasa, 21 Juni 2022 | 15:34 WIB
  • author Banda Haruddin Tanjung
Dikendalikan dari Malaysia, Pengedar 20 Kg Sabu Ditembak di Dumai
Polda Riau melakukan ekspos pengungkapan narkoba (Foto Banda HT)

Dumai  iNews.id - Pihak Direktorat Reserse (Ditres) Narkoba Polda Riau dan Polres Dumai menggagalkan penyelundupan sebanyak 20 Kg narkoba jenis sabu. Namun saat dilakukan penangkapan mereka melakukan perlawanan kepada petugas. Karena ada perlawanan dilakukan oleh pelaku, polisi terpaksa melumpuhkannya.

"Dua pengedar yang ditangkap adalah Su dan Ta. Didapat barang 20 paket besar yang diduga dari sabu," kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto Selasa (21/06/2022) .

Pengungkapan itu berawal saat Polda Riau mendapat informasi adanya transaksi narkoba di Kota Dumai. Merekapun melakukan kordinasi dengan pihak Polresta Dumai. Kemudian mereka mencurugai mobil minibus jenis Avanza warna putih.

Terjadilah kejar kejaran antara mobil minibus dengan mobil petugas di Kota Dumai. Karena tidak mau berhenti, petugaspun menembak ke arah mobil tersangka.

"Setelah dilakukan pengejaran selama 30 menit, tim berhasil memberhentikan mobil tersebut dengan melakukan penembakan terhadap mobil tersebut. Setelah berhasil dihentikan, tim melakukan penggeledahan dan dari dalam mobil diamankan 2 pelaku yakni Su mengalami luka tembak di bagian bawah ketiak. Dan Ta juga berhasil diamankan," imbuhnya.

Dari pengakuan keduanya bahwa barang itu didapat dari bos mereka di Malaysia. Polisi pun mencari tau siapa Bos mereka di Malaysia.

"Hasil introgasi terhadap kedua pelaku, bahwa narkotika jenis sabu tersebut akan dibawa ke Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara atas perintah bos Malaysia," ucap Narto.

Editor: Banda Haruddin Tanjung

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut