Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Temui Wapres Gibran, Bupati Siak Perjuangkan Hak DBH bagi Daerah Penghasil SDA 
Advertisement . Scroll to see content

Bupati Siak Kunci Investasi Hilirisasi Sawit Rp1,6 T di KITB, Komit Utamakan Tenaga Kerja Lokal

Kamis, 08 Oktober 2026 | 16:04 WIB
  • author Nanda
Bupati Siak Kunci Investasi Hilirisasi Sawit Rp1,6 T di KITB, Komit Utamakan Tenaga Kerja Lokal
Bupati Siak Dukung Investasi di IKTB (Foto ist)

SIAK, iNewsPekanbaru.id — Pemkab Siak di bawah kepemimpinan Bupati Dr. Afni Z,memboyong investasi bernilai fantastis ke Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB). Perusahaan swasta Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), PT Oriental Resources Indonesia (PT ORI), resmi memulai realisasi proyek hilirisasi kelapa sawit senilai Rp1,6 triliun.

Gebrakan ini menjadi investasi berbasis industri kedua yang diresmikan di masa kepemimpinan Bupati Afni, sekaligus bertepatan dengan kado HUT ke-27 Kabupaten Siak. Kehadiran PT ORI menandai babak baru KITB Siak sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru di Pulau Sumatra, terutama dalam menopang perekonomian daerah di tengah tekanan fiskal akibat menurunnya Dana Bagi Hasil (DBH) migas.

Bupati perempuan pertama di Negeri Istana itu menegaskan komitmennya untuk tidak sekadar menggelar acara seremonial, melainkan memastikan dampak ekonomi yang nyata bagi daerah.

"Saya tidak mau peresmian hanya gunting pita, tapi investasinya harus benar-benar ada dan nyata. PT ORI menjadi investasi pertama berbasis hilirisasi kelapa sawit, termasuk B50. Nanti pengolahan dan ekspor CPO bisa selesai dari KITB Siak," ujar Bupati Afni saat peresmian, Kamis (8/10/2026).

Afni juga menegaskan bahwa Pemkab Siak akan mengawal penuh keberadaan industri ini agar memberikan manfaat langsung bagi warga lokal, khususnya terkait penyerapan tenaga kerja.

"Tenaga kerja wajib hukumnya putra-putri Siak. Kalaupun ada tim teknis dari luar, harus ada transfer knowledge, sehingga rakyat Siak tidak lagi jadi penonton di negerinya sendiri," tegasnya.

Pada tahap awal, PT ORI mengucurkan dana sebesar Rp800 miliar untuk membangun sejumlah fasilitas utama, meliputi storage tank, refinery plant berkapasitas 1.100 TPD, pabrik biofuel enzimatik berkapasitas 1.000 TPD, PKS berkapasitas 45 ton/jam, hingga Terminal untuk Kepentingan Sendiri (TUKS). Fasilitas penunjang seperti pengolahan air bersih (WTP), biogas, dan pengolahan limbah (WWTP) juga mulai digarap melalui tahap pematangan lahan dan pemancangan tiang pancang.

Selanjutnya, investasi tahap kedua senilai Rp800 miliar akan dialokasikan untuk pengembangan produk turunan minyak sawit, seperti margarin dan specialty fats.

General Manager PT ORI, Sutiman, S.P., menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung percepatan hilirisasi industri di Riau sekaligus memanfaatkan potensi strategis KITB. Kehadiran proyek ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem industri, menggairahkan ekonomi daerah, dan membuka lapangan kerja luas bagi masyarakat Siak.

“Investasi ini kita ini untuk berkontribusi terhadap pengembangan hilirisasi industri di Provinsi Riau, khususnya melalui pembangunan fasilitas pengolahan dan pendukungnya di Kawasan Industri Tanjung Buton di Kabupaten Siak. Kami berharap proyek ini dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta perekonomian daerah,” ujarnya.

Editor: Banda Haruddin Tanjung

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut