get app
inews
Aa Text
Read Next : Resmi Dibuka Secara Daring, Ini Jadwal dan Jalur SPMB SD-SMP Pekanbaru 2026

Memutus Jarak Akses Pendidikan, Pekanbaru Siap Bangun Sekolah Nasional Terintegrasi Pertama

Kamis, 28 Mei 2026 | 22:53 WIB
header img
(Situasi Rapat Terkait Pekanbaru Resmi Terpilih Sebagai Salah Satu Daerah yang Menerima Program PSN Poto/ist)

PEKANBARU,iNewsPekanbaru.id – Upaya pemerataan akses dan peningkatan kualitas pendidikan di Kota Pekanbaru, Riau mendapat angin segar dari pemerintah pusat. Melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Pekanbaru resmi terpilih sebagai salah satu daerah yang menerima Program Strategis Nasional (PSN) untuk pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT).

Langkah maju ini ditandai dengan pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) mengenai verifikasi dan validasi program yang digelar di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau, Selasa (26/5/2026). Dalam forum tersebut, Kecamatan Kulim disepakati menjadi lokasi pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) berbasis sistem terintegrasi tersebut.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru, Alek Kurniawan, mengungkapkan bahwa proyek visioner ini akan mulai direalisasikan di Jalan Palembang, Kecamatan Kulim. Jika seluruh proses administratif berjalan lancar, pembangunan fisik dijadwalkan mulai berjalan pada Mei 2027.

"Alhamdulillah, proses verifikasi, validasi, hingga FGD untuk SNT Unit Sekolah Baru (USB) di Pekanbaru sudah dinyatakan oke. Insya Allah, tahun depan gedung baru ini mulai dibangun," ujar Alek Kurniawan saat dikonfirmasi, Kamis (28/5/2026).
Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) merupakan inovasi model pendidikan masa depan yang dirancang pemerintah pusat untuk menciptakan efisiensi manajemen sekolah dan kesinambungan belajar siswa. Dalam program ini, terdapat dua kategori utama yang akan diterapkan di Pekanbaru:

SNT Unit Sekolah Baru (USB): Pembangunan kompleks sekolah baru dari nol yang langsung mengintegrasikan jenjang SD, SMP, hingga SMA dalam satu kawasan. Di Provinsi Riau, hanya ada empat daerah yang mendapatkan kesempatan ini, yaitu Kota Pekanbaru, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Kabupaten Siak, dan Kabupaten Rokan Hilir (Rohil).

SNT Konsolidasi: Penggabungan (merger) sekolah-sekolah yang sudah ada di dalam satu zonasi agar menjadi satu tata kelola administrasi yang padu.

Untuk kategori SNT Konsolidasi, Pemerintah Kota Pekanbaru telah mengusulkan tujuh lokasi di tujuh kecamatan berbeda.

"Saat ini yang baru selesai diverifikasi dan masuk tahap FGD adalah lokasi di Kecamatan Tenayan Raya. Model konsolidasi ini nantinya akan mengintegrasikan SDN 131, SMPN 11, dan SMAN 6 menjadi satu kesatuan sistem," jelas Alek.


Alek menambahkan, keberhasilan Pekanbaru dalam mengamankan kuota Program Strategis Nasional ini diharapkan dapat menjadi solusi konkret terhadap persoalan daya tampung siswa yang kerap muncul pada masa Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), khususnya di wilayah pinggiran kota seperti Kulim dan Tenayan Raya.

"Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah pusat atas kepercayaan ini. Kehadiran Sekolah Terintegrasi akan memangkas jarak akses pendidikan dan memberikan jaminan keberlanjutan sekolah bagi anak-anak kita dari tingkat dasar hingga menengah atas," tambahnya.

Sebagai bentuk komitmen daerah, FGD percepatan ini tidak hanya melibatkan unsur pendidikan seperti BPMP Riau, Dinas Pendidikan Provinsi Riau, dan Tim Konsultan Kemendikdasmen, tetapi juga menggandeng dinas teknis setempat. Mulai dari Dinas PUPR, Dinas Pertanahan, Bappeda, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) turut dihadirkan untuk memastikan kelayakan sosiologis, pemetaan lahan, serta keamanan zonasi wilayah sekolah yang akan dibangun.

Editor : Banda Haruddin Tanjung

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut